News Ticker
  • 'Reseller' Investasi Bodong asal Tuban Sebut Jumlah Member 700 Orang, Total Investasi Rp 42 Miliar
  • 'Reseller' Investasi Bodong asal Tuban Laporkan 'Owner Invest Yuks' Lamongan ke Polisi
  • Puluhan Korban Investasi Bodong asal Tuban Lapor Polisi
  • Bikin Resah Warga, Ratusan Motor Berknalpot Brong Diamankan Polres Blora
  • Korban Investasi Bodong Lamongan asal Tuban Diperkirakan 700 Orang dengan Nilai Puluhan Miliar
  • Polisi Minta Warga Tuban yang Menjadi Korban Investasi Bodong di Lamongan Segera Lapor
  • Mengaku Anggota TNI dan Tipu Warga Todanan, Blora, Pria Asal Grobogan Ditangkap Polisi
  • Polres Blora Reka Ulang Kasus Penculikan Pria Bojonegoro yang Culik Istrinya Sendiri
  • Sukses Bertahan Hingga 15 Tahun Beroperasi, Berikut Tips Soto Angkring Mas Boed dalam Menjaga Eksistensinya
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Unit Bangunan Rumah Warga Kalitidu, Bojonegoro, Terbakar
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Resmikan Jembatan Terusan Bojonegoro-Tuban
  • Ratusan Buruh di Tuban Gelar Aksi Demo, Jalur Pantura Surabaya-Semarang Macet Total
  • Jenuh di Awal Tahun? Ini Lima Kegiatan Positif yang Bisa Bangkitkan Semangat
  • Diduga Tenggelam, Warga Sekar, Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai Ngambon, Bojonegoro
  • Polisi Blora Dibantu Polisi Pekalongan, Bekuk 4 Tersangka Komplotan Pembobol Konter HP
  • Kedatangan Kapolres Blora yang Baru, AKBP Aan Hardiansyah Disambut Tradisi Pedang Pora
  • Bupati Pastikan Renovasi Rumah Pemain Timnas Asal Blora, Pratama Arhan, Segera Dilakukan
  • Kandang Warga Baureno, Bojonegoro Terbakar, 21 Ribu Ayam Terpanggang Api, Kerugian Capai Satu Miliar
  • Pemain Timnas Indonesia Asal Blora, Pratama Arhan Pulang Kampung
  • PEPC JTB Kuatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
  • Ditinggal Pergi, Rumah Pensiunan Pegawai Samsat di Blora Ludes Terbakar
  • Awal Tahun, ShopeePay Ajak Masyarakat Lebih Peka dan Manfaatkan Hal Sederhana di Sekitar
  • Tak Terima Ditegur, Warga Jenu, Tuban, Aniaya Tetangganya hingga Tewas
  • Presiden Joko Widodo Bagikan Bantuan Sembako pada Warga Sekitar Bendungan Randugunting Blora

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

BANYAK orang yang masih belum begitu mengenal apa sesungguhnya bimbingan dan konseling (BK) di sekolah.
 
Bimbingan dan konseling (BK) di sekolah, masih dianggap sebagai tempat peserta didik yang bermasalah, sehingga guru BK dianggap sebagai guru yang menangani khusus bagi peserta didik yang memiliki masalah saja. Padahal sebenarnya semua peserta didik berhak untuk mendapatkan layanan bimbingan dan konseling (BK).
 
Tidak hanya orang tua atau masyarakat saja yang mengalami miskonsepsi tentang bimbingan konseling (BK), tetapi peserta didik pun masih banyak yang menganggap guru BK itu hanya untuk menangani peserta didik yang bermasalah.
 
 
Peserta didik ada yang menganggap guru BK itu biasanya galak, sehingga takut untuk datang kepada Guru BK. Peserta didik juga malu atau takut ketika mendapat panggilan untuk datang ke ruang BK karena pemikiran mereka yang menganggap guru BK adalah guru yang menangani anak nakal atau anak bermasalah.
 
Persepsi yang kurang tepat tersebut menyebabkan miskonsepsi terhadap guru BK, sehingga fungsi dan tugas sebagai guru BK menjadi terbatas atau tidak sesuai dengan tugas profesionalnya.
 
Bimbingan dan konseling merupakan bagian dari pendidikan, di mana memiliki peran dalam bidang pembinaan siswa. Bimbingan dan konseling adalah layanan atau bantuan yang diberikan oleh guru BK atau konselor kepada peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, supaya mampu berkembang secara optimal.
 
 
 
 
Adapun bidang layanan bimbingan dan konseling antara lain:
 
Bidang pribadi, dalam bidang pribadi layanan BK diberikan oleh konselor atau guru BK kepada peserta didik untuk memahami, menerima, mengarahkan mengambil keputusan, dan merealisasikan keputusannya dengan tanggung jawab, berkaitan dengan aspek pribadinya, sehingga dapat mencapai perkembangan secara optimal dan mencapai kesejahteraan dan keselamatan dalam hidupnya.
 
Dengan kata lain layanan BK di bidang pribadi adalah layanan yang diberikan untuk membantu individu atau peserta didik untuk mengatasi masalah yang bersifat pribadi.
 
Bidang sosial, dalam bidang sosial layanan BK diberikan oleh konselor atau guru BK kepada peserta didik untuk  memahami lingkungannya dan dapat melakukan interaksi sosial secara positif, terampil berinteraksi sosial, mampu mengatasi masalah-masalah sosial yang dialaminya, mampu menyesuaikan diri dan memiliki hubungan dengan lingkungan sosial yang baik sehingga mencapai kebahagiaan dalam kehidupannya.
 
Dengan kata lain layanan BK di bidang sosial adalah layanan yang diberikan untuk membantu individu atau peserta didik untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan lingkungan sosialnya.
 
Bidang belajar, dalam bidang belajar layanan BK diberikan oleh konselor atau guru BK kepada peserta didik dalam mengenali potensi diri untuk belajar, memiliki sikap dan keterampilan belajar, memiliki kebiasaan belajar yang teratur, dan mencapai hasil belajar optimal, sehingga dapat mencapai kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan dalam kehidupannya.
 
Jadi bisa dikatakan layanan BK di bidang belajar adalah layanan yang diberikan untuk membantu individu atau peserta didik untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan belajar.
 
Bidang karir, dalam bidang karir layanan BK diberikan oleh konselor atau guru BK kepada peserta didik untuk mengalami perkembangan, eksplorasi, aspirasi, dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidupnya secara rasional dan realistis, berdasarkan potensi yang dimiliki dan kesempatan yang tersedia di lingkungan hidupnya, sehingga mencapai kesuksesan dalam kehidupannya.
 
Atau dapat diartikan layanan BK di bidang karir adalah layanan yang diberikan untuk membantu individu atau peserta didik untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan karir.
 
 
 
 
Bimbingan dan konseling (BK) memiliki fungsi, diantaranya adalah:
 
a). Fungsi Pemahaman, artinya bimbingan dan konseling memiliki fungsi agar siswa dapat memahami diri sendiri maupun lingkungan, baik lingkungan pribadi maupun sosial.
b). Fungsi Pencegahan, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi dalam upaya mencegah agar tidak muncul masalah dalam proses perkembangannya.
c). Fungsi Perbaikan, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi memperbaiki masalah yang dihadapi.
d). Fungsi Pemeliharaan, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi menjaga atau memelihara keadaan yang telah membaik menjadi lebih baik.
e). Fungsi Pengembangan, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi dalam mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki siswa.
f). Fungsi Penyaluran, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi dalam membantu peserta didik untuk memilih dan memantapkan penguasaan karier yang sesuai dengan bakat, minat, keahlian dan potensinya.
g). Fungsi Penyesuaian, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi membantu agar peserta didik dapat menyesuaikan diri.
 
h).Fungsi Adaptasi, artinya bimbingan konseling memiliki fungsi membantu staf sekolah untuk mengadaptasikan program pengajaran dengan minat, kemampuan serta kebutuhan peserta didik.
 
Layanan bimbingan dan konseling di antaranya adalah layanan orientasi, layanan informasi, layanan penyaluran atau penempatan, layanan penguasaan konten atau pembelajaran, layanan bimbingan klasikal, layanan bimbingan kelompok, layanan konsultasi, layanan konseling individu, layanan konseling kelompok, layanan mediasi, konferensi kasus, kunjungan rumah atau homevisit, dan referal. Layanan bimbingan dan konseling tersebut mencakup aspek bidang pribadi, sosial, belajar dan karir.
 
 
 
Dari penjelasan di atas, maka peran BK dalam pendidikan itu sangatlah penting. Semua peserta didik bisa memanfaatkan layanan BK di sekolahnya.
 
Tidak hanya untuk peserta didik yang bermasalah saja, tetapi juga untuk yang berprestasi pun berhak mendapatkan layanan BK. Misalnya bagi peserta didik yang berprestasi bisa memanfaatkan layanan konsultasi atau layanan konseling individu ketika dia bingung memilih studi lanjutan, di mana yang tepat dengan prestasi atau kemampuan yang dimilikinya.
 
Tidak hanya peserta didik dan warga sekolah yang bisa memanfaatkan layanan BK, tetapi dan orang tua juga bisa memanfaatkan layanan BK, misalnya berkolaborasi atau bekerjasama dengan guru BK untuk memantau perkembangan putra atau putrinya. Dengan kolaborasi atau kerjasama tersebut diharapkan peserta didik bisa berkembang dengan optimal sehingga memperoleh kebahagian dan kesuksesan dalam hidupnya.
 
Jika peserta didik dan masyarakat memahami tentang bimbingan dan konseling dengan baik, maka tugas dan fungsi guru BK akan sesuai dengan tugas profesionalnya.
Selain itu, jika peserta didik, orang tua, guru lain, atau masayarakat yang membutuhkan layanan BK memahami tentang bimbingan dan konseling (BK) dengan baik, maka akan bisa memanfaatkan layanan BK dengan maksimal.  
Peserta didik juga akan mampu berkembang optimal dan dapat menggali seluruh potensi yang ada di dalam dirinya sehingga akan mencapai kebahagiaan dalam hidupnya. (*/imm)
 
 
Ilustrasi: Bimbingan dan konseling (sumber: ruang furu)
 
Penulis Dwitania Ramadani A SPd, Guru SMK Bakti Husada PGRI Blora
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Exxon Mobil untuk BeritaBlora.com
Berita Terkait

Videotorial

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Video

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi ...

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

BANYAK orang yang masih belum begitu mengenal apa sesungguhnya bimbingan dan konseling (BK) di sekolah. Bimbingan dan konseling (BK) di ...

Sosok

Cerita Suparno, Warga Blora yang Sukses Kembangkan Kebun Kelapa di Tengah Pandemi

Cerita Suparno, Warga Blora yang Sukses Kembangkan Kebun Kelapa di Tengah Pandemi

Blora - Pandemi COVID-19 yang masih terjadi tidak menurunkan semangat untuk terus berinovasi di berbagai bidang. Salah satunya dilakukan oleh ...

Infotorial

PEPC JTB Kuatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

PEPC JTB Kuatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Bojonegoro - Pembangunan berkelanjutan saat ini dipandang sebagai sebuah DNA bagi keberadaan perusahaan migas. Komitmen pembangunan berkelanjutan menjadi suatu keniscayaan ...

Feature

Cerita Pemuda Blora Berjuang di Tengah Pandemi dengan Membuat Berbagai Jenis Kerajinan Bambu

Cerita Pemuda Blora Berjuang di Tengah Pandemi dengan Membuat Berbagai Jenis Kerajinan Bambu

Blora - Pandemi COVID-19 yang hingga saat ini ini masih terjadi, membuat Andika Prastiyawan (26) seorang pemuda asal Desa Nglobo, ...

Wisata

Datang ke Blora, Menteri Desa PDDT Kunjungi Wisata 'Sumur Angguk' di Desa Nglobo

Datang ke Blora, Menteri Desa PDDT Kunjungi Wisata 'Sumur Angguk' di Desa Nglobo

Blora - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Dr Drs Abdul Halim Iskandar MPd pada mengunjungi Desa Wisata ...

1642467528.3391 at start, 1642467528.804 at end, 0.46495294570923 sec elapsed