News Ticker
  • Polres Blora Tangkap Satu Terduga Pengedar Narkotika
  • 6 Bayi di Bojonegoro Lahir Bertepatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2022
  • Tampil Sempurna, Paskibraka Blora Tuai Pujian
  • 17 Agustus 2022, 2 Ibu Hamil Lahirkan Bayi di RSUD dr R Sosodoro Bojonegoro
  • 2 Bayi Lahir di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro Tepat Tanggal 17 Agustus 2022
  • Dewan Pers Terus Upayakan Reformulasi 14 Pasal dalam RKUHP
  • Momentum Hari Jadi Jateng Ke-72, Gubernur Gajar Pranowo Ajak Kepala Daerah Jaga Integritas
  • Pembangunan Jalan Blora-Randublatung Tahun Ini Ditargetkan Rampung
  • Diterjang Angin, Tenda Panitia Jambore Pramuka di Balen, Bojonegoro Porak-poranda
  • 288 Jemaah Haji Asal Blora Pulang Lengkap dan Sehat
  • Atap Gedung Sekolah Dasar di Baureno, Bojonegoro Ambrol, Aktivitas Belajar Terganggu
  • Temui Fraksi PKB, Dewan Pers Terus Upayakan Reformulasi RKUHP
  • Macbook Pro M1 Favorit Para Pelanggan
  • Donasi dari Pembaca kumparan untuk Janda Miskin di Jenu, Tuban Telah Disalurkan
  • Relawan 'Nyala Api Abadi' di Bojonegoro Solid Satu Barisan Dukung LaNyalla Nyapres 2024
  • Lupa Matikan Kompor, 3 Kios di Desa Bogowanti, Blora Terbakar
  • Bom yang Ditemukan di Blora Berhasil Diledakkan Unit Penjinak Bom Polda Jateng
  • Identifikasi Benda Diduga Bom yang Ditemukan di Blora Tunggu Tim Jihandak Polda Jateng
  • Sebuah Benda Diduga Bom Ditemukan Warga Blora
  • Penerbangan Wings Air dari Bandara Ngloram ke Pondok Cabe Dibuka Setiap Jumat
  • Penerbangan Pondok Cabe-Ngloram Diharapkan Jadikan Kawasan Blora dan Sekitarnya Makin Berkembang
  • Hari Ini, Wings Air Lakukan Penerbangan Perdana dari Bandara Pondok Cabe ke Ngloram, Blora
  • EMCL Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Masyarakat Bojonegoro
  • Viral, 2 Pengemudi di Tambakboyo, Tuban Berkelahi di Tengah Jalan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan 94 Orang Warga Kasiman, Bojonegoro

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, sebanyak 94 orang warga Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Sabtu malam (28/05/2022), alami keracunan setelah menyantap nasi hajatan (berkat) dari rumah salah satu warga setempat.
 
 
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro bersama Polsek Kasiman masih menyelidiki penyebab keracunan tersebut.
 
Petugas juga telah mengambil sampel makanan dari rumah pemilik hajatan dan warga yang alami keracunan untuk dilakukan observasi, termasuk akan meminta keterangan kepada pemilik hajatan dan saksi dari pihak korban yang mengalami keracunan.
 
 

Kasat Reskrim Poles Bojonegoro AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani, saat beri keterangan di lokasi kejadian di Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dok istimewa)

 
Kasat Reskrim Poles Bojonegoro AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani, dikonfirmasi awak media ini Minggu (29/05/2022) menjelaskan bahwa setelah mendapatkan laporan, dirinya bersama Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bojonegoro dan Polsek Kasiman telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan penyebab dari keracunan tersebut.
 
"Kami cek apa yang menjadi penyebab sehingga banyak warga yang mengalami muntah-muntah, kemungkinan ada satu penyebab dari komponen makanan yang dikemas menjadi berkat tadi, mungkin beracun atau kedaluwarsa atau bagaimana, masih dalam observasi tim kami." tutur Kasat Reskrim AKP Girindra Wardana. Minggu (29/05/2022).
 
 
Kasat mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera meminta keterangan kepada pemilik hajatan dan saksi dari pihak korban yang mengalami keracunan.
 
"Untuk pemilik hajatan akan kami mintai keterangan, termasuk dari perwakilan korban, sambil kita cek ke tim medis, perkembangan yang 5 orang korban tersebut." kata AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani.
 
Saat ditanya terkait kemungkinan adanya penetapan tersangka, Kasat Reskrim mengaku hingga saat ini belum ada penetapan tersangka terkait kejadian tersebut.
 
"Belum pak (belum ada tersangka). Masih lidik (penyelidikan)." tutur AKP Girindra Wardana.
 
 
 
 
Sekadar diketahui, 94 orang warga Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu malam (28/05/2022), mengalami mual, muntah, diare, dan pusing kepala.
 
Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi hajatan (berkat) dari rumah salah satu warga setempat berinisial PW (36), sehingga harus dilarikan ke Puskesmas setempat.
 
Dari 94 orang tersebut 89 orang hanya menjalani rawat jalan, sementara 5 orang lainnya harus menjalani rawat inap di Puskesmas Kasiman. (red/imm)
 
 
Edtor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Exxon Mobil untuk BeritaBlora.com
Berita Terkait

Videotorial

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Video

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi ...

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

BANYAK orang yang masih belum begitu mengenal apa sesungguhnya bimbingan dan konseling (BK) di sekolah. Bimbingan dan konseling (BK) di ...

Sosok

Penerima Ganti Rugi Terbesar Perluasan Bandara Ngloram Sebesar Rp 2 Miliar

Wahyu Agung Nugroho

Penerima Ganti Rugi Terbesar Perluasan Bandara Ngloram Sebesar Rp 2 Miliar

Blora - Pembebasan lahan untuk keselamatan penerbangan di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah saat ini sudah memasuki ...

Feature

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Blora - Hari Raya Iduladha, membawa berkah bagi sejumlah perajin besek (anyaman bambu) di wilayah Kabupaten Blora. Salah satunya adalah ...

Wisata

Desa Bangsri, Blora Luncurkan Agrowisata Petik Buah Semangka

Desa Bangsri, Blora Luncurkan Agrowisata Petik Buah Semangka

Blora- Inovasi-inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mapan Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora untuk menyejahterakan masyarakat patut diacungi ...

1660883448.2744 at start, 1660883448.5895 at end, 0.31512403488159 sec elapsed