News Ticker
  • Update Penemuan Bayi di Dander, Bojonegoro, Polisi Masih Belum Temukan Ibu Kandung Bayi
  • Diduga Lupa Matikan Kompor, Satu Rumah di Blora Ludes Terbakar
  • Perangkat Desa di Semanding, Tuban Ini Kaget Saldo Tabungannya Jadi Rp 14,8 Triliun
  • Blora Fashion Week, Diharapkan Jadi Titik Awal Bangkitnya Industri Fashion di Blora
  • Kepergok Curi Uang Kotak Amal di Musala, Pria di Blora Jadi Bulan-bulanan Warga
  • Infinix Note 12 dengan Fitur dan Sensor yang Berkualitas
  • Puluhan Emak-emak di Todanan, Blora Gelar Aksi Demo, Tuntut Penutupan Karaoke CI
  • Polisi: Foto yang Beredar di Medsos Bukan Ibu Kandung Pembuang Bayi di Dander, Bojonegoro
  • Sejumlah Saksi Dipanggil, Polisi Belum Temukan Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Dander, Bojonegoro
  • Belasan Keluarga Ingin Mengadopsi Bayi yang Ditemukan di Dander, Bojonegoro, Begini Caranya
  • Polisi Masih Mencari Ibu Kandung yang Tega Buang Bayinya di Dander, Bojonegoro
  • Diduga Sengaja Dibuang, Sesosok Bayi Perempuan Ditemukan di Dander, Bojonegoro
  • Ops Sikat Jaran Candi 2022, Polres Blora Tangkap 6 Tersangka dengan Barang Bukti 6 Motor
  • BLT DD di Blora Dipotong, Bupati Perintahkan Dikembalikan dan Awasi Pengembalian Potongan
  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Avanza Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, 3 Orang Tewas
  • Pulang dari Sawah, Seorang Petani di Dander, Bojonegoro, Tewas Disambar Petir
  • Berkunjung ke Blora, MenPAN RB Minta Reformasi Birokrasi Tak Hanya Sekadar Tumpukan Kertas
  • Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minta Semua Pihak Tidak Lakukan Pemotongan Bantuan Sosial
  • BLT BBM Disunat, Bupati Blora Angkat Bicara, Potongan Sudah Dikembalikan
  • Pernah 3 Kali Gagal Bunuh Diri, Warga Ngasem, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Gantung Diri
  • Viral, Beredar Video Istri Kadus di Blora Potong BLT BBM Rp 20 Ribu Per Orang
  • KLHK, UGM, dan Pertamina Resmikan Hutan Pertagama KHDTK Getas, di Blora
  • Danur Rispriyanto Kembali Terpilih jadi Manajer Tim Futsal Siwo PWI Jateng di Porwanas 2022
  • Bupati Blora Harap Penerbangan dari Bandara Ngloram ke Halim Kembali Dibuka

Atap Gedung Sekolah Dasar di Baureno, Bojonegoro Ambrol, Aktivitas Belajar Terganggu

Bojonegoro - Diduga karena lapuk dimakan usia, tiga dari enam ruang kelas, gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Sumuragung Satu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, rusak parah, sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu.
 
Atap ruang kelas dan ruang guru ambrol, sehingga ruang tersebut tidak dapat dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar, karena dikhawatirkan membahayakan para siswa.
 
 
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung. para siswa terpaksa harus digabung atau dikumpulkan dalam satu ruang kelas yang tidak mengalami kerusakan, dengan diberi dinding penyekat.
 
Para guru dan siswa harus belajar dengan rasa was-was, karena dikhawatirkan sewaktu-waktu atap ruang sekolah yang saat ini kondisinya dinilai masih baik dikhawatirkan sewaktu-waktu dapat ambruk.  
 
 

Kondisi atap dan plafon SD Negeri Sumuragung Satu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, yang rusak. (foto: dok istimewa)

 
Saat awak media ini datang ke sekolah tersebut Kamis (11/08/2022), tampak kondisi ruang kelas gedung sekolah tersebut secara sekilas, tampak biasa atau seperti tidak ada kerusakan. Namun jika dilihat lebih dekat, hampir semua ruang kelas termasuk ruang kantor guru kondisinya cukup memprihatinkan.
 
Atap genting dan plafon di sejumlah ruangan sebagian telah ambrol. Bahkan tampak dinding bangunan juga mengalami keretakan di sejumlah titik.
 
Rusaknya gedung sekolah ini sudah terjadi sejak setahun lalu.
 
 
Koordinator Pendidikan wilayah Kecamatan Baureno, Suwarno, menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah mengajukan usulan renovasi gedung yang rusak tersebut, namun hingga saat ini tak kunjung terealisasi.
 
"Yang rusak tiga (ruang), tapi sebetulnya yang lain juga rusak. Termasuk kantor. Sudah diajukan perbaikan tapi belum realisasi," tutur Suwarno.
 
 

Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Sumuragung Satu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, yang digabung karena adanya ruang kelas yang rusak. (foto: dok istimewa)

 
Suwarno menjelaskan bahwa sejak diketahui adanya kerusakan ruang kelas tersebut, pihak sekolah sudah mengantisipasi dengan memindahkan kegiatan belajar-mengajar di ruang kelas yang lain, yang kondisinya masih baik, sehingga saat atap dan plafon kelas tersebut ambrol, di dalam ruang tersebut tidak ada aktivitas.
 
"Saat ambrol tidak aktivitas belajar. (Para siswa) sudah dipindah. Belajarnya digabung (dengan kelas lain). Diberi sekat" kata Suwarno.
 
 
Pihak sekolah berharap renovasi atau perbaikan gedung sekolah yang rusak tersebut dapat segera dilaksanakan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut tidak terganggu.
 
"Harapannya segera terealisasi, karena anak-anak ini keselamatannya perlu diperhatikan. Tapi alhamdulillah sudah direspons, tinggal realisasi." kata Suwarno. (red/imm)
 
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Exxon Mobil untuk BeritaBlora.com
Berita Terkait

Videotorial

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Video

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi ...

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Opini

Mengenal Bimbingan dan Konseling di Sekolah

BANYAK orang yang masih belum begitu mengenal apa sesungguhnya bimbingan dan konseling (BK) di sekolah. Bimbingan dan konseling (BK) di ...

Infotorial

Infinix Note 12 dengan Fitur dan Sensor yang Berkualitas

Infinix Note 12 dengan Fitur dan Sensor yang Berkualitas

Jakarta - Infinix Note 12 menjadi bagian penting dari koleksi brand smartphone Infinix yang merilis beberapa ponsel pada tahun 2022 ...

Feature

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Blora - Hari Raya Iduladha, membawa berkah bagi sejumlah perajin besek (anyaman bambu) di wilayah Kabupaten Blora. Salah satunya adalah ...

Wisata

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Blora Budi daya buah semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memasuki masa panen. Momen tersebut dikemas oleh pemerintah ...

1664851367.2806 at start, 1664851367.6357 at end, 0.35513401031494 sec elapsed