News Ticker
  • Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro Masih Mengutamakan Tanggap Darurat
  • Pertamina Terus Eksplorasi Semua Potensi Sumber Daya Migas Secara Masif dan Agresif 
  • Ribuan Rumah Warga di Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Bojonegoro Terendam Banjir
  • Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bojonegoro
  • Terseret Arus Banjir, Bocah Usia 2 Tahun di Balen, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Sungai Pacal Meluap, Belasan Desa di Kecamatan Balen dan Sukosewu, Bojonegoro Tergenang Banjir
  • Kontraktor Datangkan Tim Penyelam untuk Buka Pintu Waduk Pacal di Bojonegoro yang Macet
  • Waduk Pacal Meluap Akibat Pintu Air Macet, Jalan Darurat Bojonegoro-Nganjuk Dijebol
  • Diguyur Hujan Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Dalam Kota Bojonegoro Tergenang Banjir
  • Menjaga Keselamatan Sesama
  • Polres Bojonegoro Akan Bentuk Satuan Tugas untuk Tangani Kasus Arisan Bodong
  • Kecelakaan Truk Tangki LPG Vs Innova di Blora, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Inilah Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Ke-273 Kabupaten Blora Tahun 2022
  • Hari Jadi Ke-273 Kabupaten Blora Angkat Tema 'Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan'
  • Lagi, Puluhan Orang Jadi Korban Arisan Online di Bojonegoro, Kerugian Capai Rp 1,7 Miliar
  • Hendak Dipindah, 2 Makam di Sugihwaras, Bojonegoro Kain Kafannya dalam Kondisi Masih Utuh
  • Terima Aduan Korban Arisan Online, Polres Bojonegoro Segera Lakukan Penyelidikan
  • Belasan Orang di Bojonegoro Laporkan Owner Arisan Online ke Polisi
  • EMCL Gelar ExxonMobil Volunteer Program di Gayam, Bojonegoro
  • Bupati Harap Kampung Jargas di Kabupaten Blora Diperluas
  • Polres Blora Amankan 16 Remaja Terduga Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan
  • Ternyata Ini Manfaat Menonton TV Bersama Keluarga Tercinta
  • Owner Arisan Online Asal Bojonegoro Dilaporkan oleh Membernya ke Polrestabes Surabaya
  • Antisipasi Sub Varian XBB COVID-19, Bupati Blora Minta Dinkes Genjot Vaksinasi

Blora Siap Jadi Pilot Project Program Perkuliahan RPL Kemendes PDTT di Jateng

Blora - Bupati Blora, H  Arief Rohman, menyatakan bahwa Kabupaten Blora siap menjadi daerah percontohan pelaksanaan program perkuliahan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kementerian Desa PDTT).
 
Hal ini disampaikan Bupati Arief Rohman usai menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Perangkat Desa di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Senin sore (12/09/2022).
 
"InshaAllah Blora siap dan bersedia secepatnya menindak lanjuti program RPL Kementerian Desa PDTT dengan Unnes Semarang. Kita ingin agar kualitas SDM Desa bisa semakin ditingkatkan melalui program ini," ucap Bupati.
 
 
Menurut Bupati, awalnya ia melihat program RPL Kementerian Desa PDTT telah dilaksanakan Pemkab Bojonegoro bekerja sama dengan Unesa Surabaya dan UNY Yogyakarta. Yang mana ratusan Kades dan perangkat desa dari Kabupaten tetangga tersebut dapat mengikuti perkuliahan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM.
 
"Sehingga kami ingin Blora juga bisa melaksanakan ini." kata Bupati.
 
Menurut Bupati, minggu lalu dirinya telah bertemu langsung dengan Menteri Desa PDTT, dan Kepala Badan BPSDM Kementerian Desa.
 
"Alhamdulillah direspon positif dan kini telah kita saksikan bersama Gus Menteri Abdul Halim Iskandar melakukan MoU dengan Rektor Unnes. Ini akan menjadi landasan kami untuk segera menyusun tahapan RPL," kata BVupati Arief Rohman.
 
 
 
 
Bupati menyampaikan bahwa di Kabupaten Blora, dari 271 desa dan 24 kelurahan, masih banyak Kades dan perangkat yang belum sarjana.
 
"Oleh sebab itu, lewat RPL ini nantinya kita ingin para Kades, perangkat desa, hingga pendamping desa dan kader penggerak desa bisa ikut kuliah lagi. Agar ke depan SDM pemerintah desa di Kabupaten Blora semakin baik," kata Bupati.
 
Sebagai bentuk keseriusannya, Bupati pun mengajak Sekda, Kepala OPD terkait, hingga perwakilan Kades, dan Asosiasi Perangkat Desa hadir dalam FGD yang dilaksanakan di Ruang Rapat Senat Rektorat Unnes Semarang tersebut.
 
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, menyampaikan bahwa saat ini untuk Kepala Desa aktif yang lulusan SMP ada 37, lulusan SMA 168 , D1 ada 1 orang, D3 ada 6 orang, D4 1 orang, dan S1 sebanyak 52 orang.
 
"Sedangkan untuk perangkat desanya mayoritas juga masih lulusan SMA sebanyak 1.700 orang, kemudian disusul lulusan SMP 318, yang SD juga ada banyak. Sehingga kami sangat mendukung jika ada program RPL untuk mereka. Teknis akan segera kita bahas bersama tim Kemendes PDTT dan pihak Unnes," kata Yayuk.
 
 
Sementara itu, Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada pengelolaan potensi desa, namun juga SDM-nya. Melalui RPL ini, pihaknya ingin SDM pemerintahan desa bisa diupgrade agar kedepan Desa bisa lebih mandiri dan sejahtera.
 
"Matur nuwun Pak Bupati Blora yang sudah aktif menyambut RPL ini untuk wilayah Jawa Tengah. Kalau ini berhasil, bukan mustahil banyak perangkat Desa Blora yang menjadi alumni Unnes Semarang. Bupatinya akan kalah, perangkat desanya lulusan universitas negeri, sedangkan Bupati Blora ini saya sangat tahu beliau lulusan universitas swasta Undar Jombang," ucap Menteri Desa disambut tawa hadirin.
 
Menteri Abdul Halim Iskandar berharap melalui RPL Desa, pendidikan nonformal dan informal, serta pengalaman kerja dan pengabdian di desa, dapat diakui sebagai capaian pembelajaran dalam bentuk perolehan SKS untuk menempuh pendidikan jenjang sarjana atau pascasarjana.
 
"Semua Pendamping Desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, Pengelola BUMDes, serta semua pegiat desa hingga level RT/RW berkesempatan mengikuti program ini,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar
 
 
Terpisah, Kepala BPSDM Kementerian Desa, Luthfiyah Nurlaela, menyampaikan bahwasanya syarat peserta RPL ini bisa diikuti oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua dan anggota BPD, Pengelola BumDes, Tenaga Pendamping Desa, dan Kader Penggerak Desa.
 
"Jurusannya bisa dibicarakan antara tim teknis Pemkab, dalam hal ini Bupati, sesuai kondisi SDM desanya dengan Perguruan Tinggi yang ditunjuk seperti Unnes Semarang ini. Kementerian Desa siap membantu dan memfasilitasi, tentunya sesuai kaidah Perguruan Tinggi," kata Luthfiyah Nurlaela.
 
Dalam FGD tersebut, hadir juga Bupati Tegal, Wakil Bupati Semarang, dan perwakilan Pemkab Kendal yang diharapkan juga bisa menjadi peserta RPL di Jawa Tengah bersama Kabupaten Blora. (teg/imm)
 
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Exxon Mobil untuk BeritaBlora.com
Berita Terkait

Videotorial

Bupati Blora Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Ke-345 Kabupaten Bojonegoro

Hari Jadi Bojonegoro Ke-345

Bupati Blora Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Ke-345 Kabupaten Bojonegoro

Selamat Ulang Tahun Bojonegoro Bupati Blora, H. Arief Rohman SIP MSi, sampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-345 ...

Opini

Waspadai Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius

Opini

Waspadai Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius

Pandemi COVID-19 belum berakhir. Beberapa penyakit serius dan ganas yang lain, mengekor dan ikut meramaikan situasi yang mencemaskan. Dunia sudah ...

Infotorial

Menjaga Keselamatan Sesama

Menjaga Keselamatan Sesama

'Menjadi pahlawan tidak harus selalu berlaga di medan peperangan. Banyak hal yang bisa dilakukan, termasuk menjaga keselamatan lingkungan dan sesama. ...

Feature

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Hari Raya Iduladha, Bawa Berkah bagi Produsen Besek Bambu di Blora

Blora - Hari Raya Iduladha, membawa berkah bagi sejumlah perajin besek (anyaman bambu) di wilayah Kabupaten Blora. Salah satunya adalah ...

Wisata

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Blora Budi daya buah semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memasuki masa panen. Momen tersebut dikemas oleh pemerintah ...

1669559823.5448 at start, 1669559825.2901 at end, 1.7453370094299 sec elapsed